Pengantar Kuratorial Pameran “Presentasi Publik Aksara Tani Gili Meno”

Dalam rangka edukasi, Gili Meno menjadi penting sebagai destinasi belajar yang menarik, melihat Meno yang sekarang ini dihuni oleh banyak ras, bahasa, dan asal yang berbeda.

Read More

Penerapan Teknologi LEISA pada Pertanian Sayuran Berkelanjutan di Dataran Tinggi

Pemanfaatan dataran tinggi untuk pertanian secara terus menerus akan mengakibatkan terjadinya degradasi lahan. Penerapan teknologi LEISA merupakan salah satu praktik konservasi lahan yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah degradasi dan keterbatasan lahan di dataran tinggi.

Read More

Apium graveolens L.

[Katalog Tanaman Sayurankita, No. 001/A-g-L/29/I/17] Apium graveolens L. adalah nama ilmiah dari Seledri (English: Wild celery, atau biasa disebut Celery saja). Seledri dideskripsikan oleh Carl Linnaeus dalam Species Plantarum, Volume I, tahun 1753. Mengacu pada R. van der Meijden (1990), Brands mencatat bahwa di Belanda, tanaman ini disebut dengan istilah Selderij, Cellerie, atau Bleekcellerie. Tanaman ini juga disebut Cèleri dalam bahasa Prancis dan Apio dalam bahasa Spanyol. Seledri adalah salah satu jenis tanaman sayuran yang sangat populer di Indonesia, sering kali dibudidayakan untuk kebutuhan pangan dan obat-obatan.

Read More