Sayurankita di Program “Video Out”, OK. PANGAN, OK. Video 2017

Pada perhelatan OK. Video – Indonesia Media Arts Festival 2017 yang mengangkat tema “pangan”, dan kemudian penyelenggaraannya tahun ini mengambil judul “OK. PANGAN“, Sayurankita turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan Program “Video Out”. Program ini merupakan salah satu fringe event dari OK. Video 2017, berupa penayangan film-film atau video-video dokumenter secara serentak di beberapa kota dari tanggal 11 sampai 13 Agustus 2017. OK. PANGAN berkolaborasi dengan komunitas/kolektif lokal di masing-masing kota. Teruntuk kota Pekanbaru, Riau, Sayurankita menjadi kolaboratornya.

Laboratorium Petani (Fred Wibowo, 1990-1993, 18min)

Karya-karya yang akan ditayangkan dalam Program Video Out OK. PANGAN ini merepresentasikan persoalan pangan, mulai dari diskursus kebijakan hingga persoalan-persoalan yang dekat dengan kejadian sehari-hari, dalam konteks estetika.

Program penayangan ini dikurasi oleh Manshur Zikri, salah seorang pegiat film dari Forum Lenteng (Jakarta) yang saat ini juga terlibat dalam tim OK. Video 2017, dengan judul  “Mari Mengkritisi Pangan Lewat Estetika Gambar Bergerak”. Silakan baca teks kuratorial dan deskripsi karya-karya di sini! Kamu juga bisa mengunduh flyers untuk melihat informasi keseluruhan acara OK. Video – Indonesia Media Arts Festival 2017 di link ini!

Selain Sayurankita dari Pekanbaru, komunitas/kolektif lokal lainnya yang terlibat dalam Program Video Out OK. PANGAN, OK. Video – Indonesia Media Arts Festival 2017, adalah sebagai berikut:

  1. Relair Cinema, Padang, Sumatera Barat
  2. Sinema Pojok – Gubuak Kopi, Solok, Sumatera Barat
  3. Platform 61, Medan, Sumatera Utara
  4. Sayurankita, Pekanbaru, Riau
  5. Sinema Kolekan, Jakarta
  6. Forumsinema, Jakarta
  7. OK. Video, Jakarta
  8. Café Society Cinema – Ruang Mes 56, Yogyakarta
  9. Serbuk Kayu, Surabaya, Jawa Timur
  10. Bioskop Pasirputih, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat
  11. Serupa, Palu, Sulawesi Tengah
  12. Forumsudutpandang, Palu, Sulawesi Tengah
  13. Simpa Sio Institute, Larantuka, Flores Timur, NTT
  14. Komunitas Lopo Kopi, Larantuka, Flores Timur, NTT
  15. Yoikatra, Timika, Mimika, Papua

Karya-karya yang akan ditayangkan dalam Program Video Out OK. PANGAN, OK. Video – Indonesia Media Arts Festival 2017 ini, di layar tancap Sayurankita, adalah sebagai berikut:

11 Agustus 2017, pukul 19:00 (waktu setempat)

  1. Bagaimana Produksi Aman Lingkungan Nyaman? (Puskat, 1990-1993, 18min)
  2. Dalam Bayang-Bayang Racun (Puskat, 1990-1993, 20min)
  3. Laboratorium Petani (Puskat, 1990-1993, 17min)
  4. Latihan Kilat Pengendalian Hama Terpadu di Jalur Pantura (Puskat, 1990-1993, 18min)
  5. Peluang untuk Semakin Berkembang (Puskat, 1990-1993, 23min)

12 Agustus 2017, pukul 19:00 (waktu setempat)

  1. Ibu Ayu Penjual Buah Di Pasar Tradisional Pemenang (Hamdani, 2017, 5min)
  2. Opak-opak Inaq Dar dan Gelas dari Apotik (Hamdani, 2017, 8min)
  3. Sate Ikan Pasoq Ala Husain (Hamdani, 2017, 6min)
  4. Sakan Lude (Hamdani, 2017, 5min)
  5. Los Pasar Ikan (Sarueh, 2012, 4min)
  6. Pasar Sayur (Sarueh, 2012, 4min)
  7. Rayuan Santan Kelapa (Sarueh, 2012, 4min)
  8. Welu de Fasli (Wahyu Utami Wati & Ishak Iskandar, 2016, 10min)
  9. Hari-hari Sapi (AKUMASSA & Komunitas Anak Seribu Pulau, 2009, 43min)

13 Agustus 2017, pukul 19:00 (waktu setempat)

  1. Gerimis Sepanjang Tahun (AKUMASSA & Komunitas Ciranggon, 2015, 51min)

 

Image yang digunakan sebagai cover terbitan adalah film still dari Welu de Fasli (2016) karya Wahyu Utami Wati dan Ishak Iskandar.