Magang Sayurankita

Sayurankita membuka kesempatan magang untuk mahasiswa dan umum yang ingin mendapat pengalaman seputar budidaya pertanian, praktik lapangan pertanian, literasi media, pengarsipan dan pengelolaan arsip berbasis komunitas, serta memprogram pameran dan penayangan filem. 

Read More

Mengobservasi Bakureh, Tradisi, dan Perempuan Minangkabau – Bag. #01

Di Koto Baru, tradisi gotong royong bakureh ini masih terus terjaga dan berlangsung secara sukarela.

Read More

Tradisi Bakureh

Artikel yang ditulis oleh Elfa Kiki Ramadani ini kami muat kembali di situs web Sayurankita atas izin dari Gubuak Kopi—dengan suntingan pada beberapa bagian tanpa mengubah esensi isi tulisan—untuk menyajikan konteks bagaimana Bakureh Project digagas dan dilaksanakan oleh Gubuak Kopi lewat program Daur Subur.

Read More

Lokakarya Daur Subur untuk Bakureh Project

Lokakarya Daur Subur dalam rangka Bakureh Project ini mengundang sejumlah praktisi profesional, seniman, tokoh adat dan tokoh masyarakat, dan budayawan.

Read More

Bakureh Project: Literasi Pertanian

Sehubungan dengan isu pertanian dan pangan, Bakureh Project secara lebih khusus menelaah tradisi Bakureh—’gotong royong memasak’. Visi proyek ini ialah bagaimana falsafah bakureh diinterpretasi oleh generasi masa kini dan menemukan relevansi dari tradisi itu terhadap fenomena kontemporer.

Read More

Bikin Rumah Sayur, Edukasi Ibu Rumah Tangga untuk Mandiri

Aksara Tani tak berbicara banyak tentang teori tanam menanam. Mereka membangkitkan inisiatif warga agar dapat memahami potensi lahannya. Lalu menanam seperti apa yang dilakukan nenek moyang.

Read More

Milik Siapa? Ironi Di Tanah Sendiri

Pembangunan dan pariwisata memang sangat menguntungkan jika dinilai dari segi ekonomi. Warga lokal perlu berhati-hati dan cermat dalam menilai pembangunan yang sedang terjadi, agar Gili Meno tetap menjadi milik warga lokal.

Read More

Sumber Pangan Laut Ketika Air Surut: Mengangsat

Dalam mengangsat ini, warga Gili Meno memiliki aturan tidak tertulis, dan dengan secara sadar mengambil sumber pangan tersebut seperlunya saja, hanya untuk skala keluarga, dan tidak untuk dijual.

Read More