Membaca Virtual Catatan di Selatan Singkarak

Albert mengawali bukunya dengan menggambarkan kondisi Danau Singkarak yang benar-benar kelabu dan suram, akibat pertambangan sekaligus kemarau yang menyelimuti Singkarak. Di tulisan pertamanya dalam buku itu, Albert sudah menyinggung alih fungsi sungai dan danau, yang dulu menjadi sumber kehidupan namun  kini menjadi tempat pembuangan.

Read More

Angin Segar di Bulan Juni

Aku langsung tertegun. Tentu, aku semakin mengagumi perempuan pemberani yang penuh percaya diri itu. Tapi bukan itu bagian terpentingnya. Yang menjadi poin penting bagiku saat itu adalah aktivitas Delva memberi inspirasi baru untuk program Sayurankita yang sudah kami lupakan itu. Ya, dari cara Delva menikmati bacaannya itu, aku terdorong untuk mengaktifkan kembali Wiken Baca!

Read More

Mengobservasi Bakureh, Tradisi, dan Perempuan Minangkabau – Bag. #03 (Habis)

Bagi saya, yang lahir dan tinggal di Pekanbaru, pengalaman bakureh ini sangat berkesan. Meskipun di Pekanbaru juga ada tradisi seperti ini, kedekatan akan budaya Minang lebih terasa saat mengikuti bakureh di Nagari Kinari.

Read More

Mengobservasi Bakureh, Tradisi, dan Perempuan Minangkabau – Bag. #02

Bararak merupakan rangkaian terakhir dari acara pernikahan, aqiqah, khatam alquran, pengangkatan penghulu (batagak panghulu) atau bahkan upacara kematian. Fungsinya adalah sebagai media pengumuman pada masyarakat luas.

Read More

Mengobservasi Bakureh, Tradisi, dan Perempuan Minangkabau – Bag. #01

Di Koto Baru, tradisi gotong royong bakureh ini masih terus terjaga dan berlangsung secara sukarela.

Read More

Kisah Anak Magang

Afifah mungkin melihat ketidaktertarikanku atas buku catatan yang sudah disusunnya serapi yang ia bisa itu. Mungkin juga ia melihat tanda bahaya, jika sampai akhirnya aku tak kunjung mempelajari buku catatan itu. Karenanya, Rabu, 9 Agustus 2017, Afifah memaksaku ke kebun.

Read More

Tani dan Sinema: tanam, panen, masak, makan, nonton, diskusi…

Perlu digaris bawahi, pertanian itu sendiri tidak hanya lingkungan sawah dan padi, serta tidak harus berupa usaha besar. Aktivitas bercocok tanam di pekarangan rumah sendiri juga sudah termasuk budaya pertanian. Juga aktivitas pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri, terutama di lingkungan keluarga sendiri—yang kemudian disebut Afifah sebagai “swasembada pangan yang sesungguhnya”.

Read More

Pertanian dan Kesusastraan; Mendekatkan Masyarakat dengan Pertanian; Kita Kembali ke Media

Saya rasa, dengan apa yang sedang dikembangkan Sayurankita, salah satunya aktivitas membaca dan mengulas karya sastra dan literatur pertanian, yang kemudian disebarkan secara bebas di dunia maya; serta pengadaan FGD ini, secara tidak langsung kita sudah mengambil tindakan dalam menyikapi budaya pertanian. Selanjutnya, sesuai dengan bidang kita masing-masing, kita memperkenalkan budaya tani ke masyarakat dan generasi muda, dengan tentunya memanfaatkan hal yang sangat dekat dengan Generasi Millenial ini: media.

Read More

Pasar Pangan Bisa Diciptakan: Secuplik Cerita Tentang Tong Susu

Pasar peternakan dan pertanian seharusnya tidak melulu hanya menjual bahan pangan mentah, seperti daging potong, beras, atau sayur; olahan-olahan dari kesemuanya juga bisa menjadi pasar tersendiri. Seperti kutipan lagu Efek Rumah Kaca, “Pasar bisa diciptakan…” dan memang, pasar pangan adalah pasar yang memiliki peluang sangat besar dalam menciptakan pasar-pasar baru.

Read More

Berkeliling Mencari Pusteling

Pusteling adalah perpustakaan fleksibel yang bisa datang ke sebuah acara. Komunitas, organisasi, atau instansi pemerintahan yang ingin menyediakan spot membaca dalam acara mereka, bisa mengirim surat kerja sama ke DPK Kota Pekanbaru. Selanjutnya, Pusteling akan hadir mengisi spot untuk area membaca, memberikan edukasi literasi, dan kegiatan sejenis lainnya.

Read More

Wiken Baca

Menurutku, kejadian penulisan informasi yang keliru sangatlah fatal mengingat koran adalah sumber informasi yang dipercaya oleh masyarakat pada umumnya. Adalah tugas penulis berita berikut jajaran redaksinya untuk mengolah data dan informasi seapik mungkin lalu menuliskannya “sesempurna mungkin”.

Read More